Global Islamic Preschool & Kindergarten

Program PAUD & TK Full Day di Malang

Program pendidikan Islami dari pagi hingga sore yang menghubungkan Tahfidz, Montessori, STEAM, bilingual, keterampilan hidup, makan, bermain, dan istirahat dalam satu ritme harian yang utuh.

Program Full-Day KB–RA IT Impianku dirancang untuk membantu anak menjalani hari yang aman, hangat, teratur, dan bermakna. Anak tidak dituntut belajar akademik sepanjang hari. Setiap bagian waktu disesuaikan dengan usia, kesiapan, kebutuhan tubuh, serta perkembangan emosinya.

Di sini, waktu yang lebih panjang bukan berarti beban yang lebih banyak. Waktu tersebut menjadi kesempatan yang lebih luas untuk membangun iman, adab, kemandirian, rasa ingin tahu, kemampuan berkomunikasi, dan kebiasaan hidup yang baik.

Age-Appropriate Afternoon Program

Kegiatan sore disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak. Kelompok Bermain, Kelompok A, dan Kelompok B menjalani pengalaman yang berbeda sesuai kebutuhan, kemampuan, dan fokus pembelajaran masing-masing.

Dual STEAM Graduation Credentials

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan STEAM yang ditetapkan hingga kelulusan, peserta Full-Day memperoleh sertifikat kredensial dari Initiative Science Lab, Amerika Serikat, dan Quranic STEM Institute tanpa biaya tambahan.

Qur’an in Daily Life

Tahfidz dan murojaah diperkuat melalui pembiasaan yang hangat dan berkelanjutan. Anak tidak hanya menambah hafalan, tetapi juga belajar menjaga adab dan membangun kedekatan dengan Al-Qur’an.

Real-Life Skills

Anak mempraktikkan kemandirian melalui pengalaman nyata, seperti mengelola barang pribadi, makan, menjaga kebersihan, membersihkan tumpahan, merapikan lingkungan, dan mempersiapkan diri untuk pulang.

Global Collaboration Experiences

Peserta Full-Day memperoleh lebih banyak kesempatan mengikuti kegiatan kolaborasi lintas negara, seperti pertukaran karya, proyek bersama, dan pengalaman budaya sesuai tema, jadwal, serta kesiapan mitra sekolah.

Bilingual Daily Communication

Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris digunakan secara kontekstual ketika anak menyapa, meminta bantuan, bermain, makan, mengikuti arahan, mengungkapkan perasaan, dan menceritakan pengalamannya.

Lunch, Afternoon Snack & Islamic Manners

Makan siang dan snack sore tersedia setiap hari layanan. Kegiatan makan juga digunakan untuk membangun adab, kebersihan, kemandirian, komunikasi, keteraturan, dan rasa syukur kepada Allah.

Rest & Calm Time

Setelah kegiatan pagi, anak memperoleh kesempatan untuk mandi, tidur, beristirahat, atau mengikuti kegiatan tenang sesuai usia dan kebutuhannya agar tubuh serta emosinya siap menjalani kegiatan berikutnya.

1:10 Teacher-to-Child Ratio

Setiap maksimal sepuluh anak kelas Full-Day didampingi oleh satu guru, sehingga kegiatan tetap fokus, aman dan terarah.

Lebih dari Menambah Waktu Anak di Sekolah

Memilih PAUD atau TK Full Day di Malang bukan sekadar mencari sekolah dengan waktu belajar yang lebih panjang.

Anak usia dini tidak membutuhkan jadwal padat yang dipenuhi tuntutan akademik dari pagi hingga sore. Mereka membutuhkan keseimbangan antara bergerak, bermain, berbicara, mengamati, mencoba, beribadah, makan, beristirahat, dan berinteraksi dengan orang lain.

Karena itu, Program Full-Day Impianku tidak dirancang sebagai perpanjangan pelajaran pagi.

Kegiatan setelah pembelajaran utama dibuat lebih tenang, konkret, kontekstual, dan sesuai kebutuhan anak. Ada waktu untuk makan bersama, merawat diri, tidur siang atau calm time, mengembangkan keterampilan hidup, berkomunikasi, berkarya, bereksperimen, dan mempersiapkan diri sebelum pulang.

Setiap bagian hari mempunyai tujuan. Namun, semuanya tetap berjalan melalui dunia anak: bermain, meniru, bergerak, bertanya, mengalami, dan menemukan.

Ritme Sehari dalam Program Full-Day

Rangkaian kegiatan dapat menyesuaikan usia, tema pembelajaran, kondisi kelas, serta kebutuhan anak. Secara umum, anak menjalani ritme berikut.

Penyambutan dan Transisi Pagi

Anak disambut dalam suasana yang hangat dan dipersiapkan untuk memasuki kegiatan sekolah.

Pada tahap ini, guru membantu anak:

  • meletakkan barang pada tempatnya;
  • melepas atau mengenakan perlengkapan secara mandiri;
  • menyapa guru dan teman;
  • menyampaikan kebutuhan;
  • menenangkan diri ketika masih membutuhkan waktu beradaptasi.

Rutinitas sederhana ini menjadi bagian penting dari pembentukan rasa aman, keteraturan, tanggung jawab, dan kemandirian.

Pembelajaran Pagi

Kegiatan pagi menghubungkan pendidikan iman dan adab dengan Tahfidz, Montessori, bahasa, STEAM, sensorial, kreativitas, motorik, serta pengalaman sosial.

Anak tidak hanya menerima penjelasan dari guru. Mereka memperoleh kesempatan untuk mengamati, menyentuh, memilih, mencoba, berdiskusi, bertanya, membuat karya, dan menyelesaikan masalah sederhana.

Ibadah, Makan Siang, dan Perawatan Diri

Makan siang bukan sekadar waktu untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Anak dibimbing untuk:

  • membersihkan tangan sebelum makan;
  • membaca doa;
  • duduk dan makan dengan tertib;
  • mengenali makanan;
  • menggunakan perlengkapan makan;
  • mengambil atau menghabiskan makanan secara bertanggung jawab;
  • menjaga kebersihan;
  • bersyukur atas nikmat Allah;
  • merapikan perlengkapan setelah digunakan.

Kebiasaan tersebut dikembangkan secara bertahap sesuai kemampuan anak, bukan melalui tuntutan yang sama untuk semua usia.

Tidur Siang, Istirahat, atau Calm Time

Setelah menjalani kegiatan pagi, tubuh dan emosi anak membutuhkan waktu untuk melambat.

Anak memperoleh kesempatan untuk tidur siang, beristirahat, atau mengikuti kegiatan tenang sesuai usia dan kebutuhannya.

Anak yang belum dapat tidur tidak harus dipaksa. Guru dapat mengarahkannya pada aktivitas tenang yang tidak mengganggu teman, seperti melihat buku, mendengarkan cerita, atau melakukan kegiatan individual sederhana.

Program Sore Sesuai Tahap Usia

Program sore bukan pengulangan pembelajaran pagi.

Kegiatan dirancang lebih ringan dan dapat mencakup:

  • practical life Montessori;
  • sensorial;
  • permainan bahasa;
  • percakapan bilingual;
  • kreativitas;
  • storytelling;
  • permainan peran;
  • proyek STEAM sederhana;
  • keterampilan sosial;
  • aktivitas motorik;
  • perawatan lingkungan;
  • murojaah;
  • kegiatan reflektif sesuai usia.

Snack dan Persiapan Pulang

Menjelang pulang, anak menikmati snack sore dan dipandu untuk mempersiapkan barang miliknya.

Anak belajar memeriksa perlengkapan, merapikan area kegiatan, mengenakan sepatu, menyampaikan pengalaman, serta menunggu waktu penjemputan dengan tertib.

Melalui rutinitas ini, anak tidak hanya “menunggu pulang”, tetapi terus berlatih mengelola diri hingga akhir hari.

Program Sesuai Usia dan Tahap Perkembangan

Anak usia 2,5 tahun tentu mempunyai kebutuhan yang berbeda dari anak usia 5 atau 6 tahun. Karena itu, kegiatan Full-Day tidak dibuat seragam untuk seluruh peserta.

Kelompok Bermain

Pada jenjang Kelompok Bermain, pendampingan berfokus pada:

  • membangun rasa aman bersama guru;
  • mengenali rutinitas;
  • mengungkapkan kebutuhan dasar;
  • mengembangkan kemampuan bahasa awal;
  • memperoleh pengalaman sensorial;
  • menguatkan koordinasi motorik;
  • belajar makan dan merawat diri;
  • bermain berdampingan dan mulai berinteraksi.

Anak memperoleh ruang untuk bergerak, mengeksplorasi, dan membangun kepercayaan terhadap lingkungan sekolah.

RA Kelompok A

Pada RA Kelompok A, kegiatan mulai menguatkan:

  • kemampuan mengikuti urutan kegiatan;
  • kemandirian dalam rutinitas;
  • komunikasi dengan guru dan teman;
  • kemampuan menunggu giliran;
  • eksplorasi STEAM;
  • practical life;
  • kemampuan mengungkapkan perasaan;
  • kreativitas dan imajinasi;
  • kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Anak mulai belajar mengambil peran dalam kelompok tanpa kehilangan kesempatan untuk bekerja dan mengeksplorasi secara individual.

RA Kelompok B

Pada RA Kelompok B, anak didampingi untuk semakin berkembang dalam:

  • tanggung jawab terhadap barang dan kegiatan;
  • kemampuan menyelesaikan pekerjaan;
  • komunikasi dan kepercayaan diri;
  • pemecahan masalah sederhana;
  • kerja sama;
  • pengelolaan emosi;
  • Tahfidz dan murojaah;
  • kesiapan memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Kesiapan sekolah tidak dipersempit hanya menjadi kemampuan membaca, menulis, atau berhitung. Anak juga membutuhkan kemampuan mendengarkan, bertanya, mengikuti arahan, merawat diri, mengelola emosi, berinteraksi, dan menyelesaikan kegiatan.

Apa yang Membuat Full-Day Impianku Berbeda?

Tahfidz dan Al-Qur’an dalam Keseharian

Tahfidz dan murojaah tidak hanya ditempatkan sebagai sesi hafalan yang berdiri sendiri.

Anak dibimbing untuk membangun kedekatan dengan Al-Qur’an melalui pengulangan yang hangat, konsisten, dan sesuai tahap perkembangannya.

Nilai iman dan adab juga dihubungkan dengan kegiatan sehari-hari: ketika makan, berbicara, menjaga kebersihan, meminta bantuan, menyelesaikan perbedaan, memperlakukan teman, dan merawat lingkungan.

Montessori dan Keterampilan Hidup Nyata

Pendekatan Montessori membantu anak belajar melalui lingkungan yang teratur, pengalaman konkret, kebebasan yang bertanggung jawab, serta kegiatan yang dapat dilakukan secara mandiri.

Dalam kehidupan sehari-hari, anak dapat berlatih:

  • membawa dan menyimpan barang;
  • menuang;
  • memindahkan benda;
  • membersihkan tumpahan;
  • merapikan meja;
  • memakai sepatu;
  • mengelola perlengkapan;
  • mencuci atau membersihkan alat sederhana;
  • menyelesaikan kegiatan;
  • meminta bantuan dengan tepat.

Kemandirian bukan berarti anak harus melakukan semuanya sendiri. Kemandirian berarti anak semakin mengenali apa yang sudah dapat dilakukan, kapan perlu mencoba, dan kapan perlu meminta pertolongan.

STEAM melalui Pengalaman Nyata

STEAM—Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics—dikenalkan melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan anak.

Anak dapat diajak untuk:

  • mengamati perubahan;
  • membandingkan ukuran dan bentuk;
  • mencoba berbagai bahan;
  • membuat perkiraan;
  • membangun struktur;
  • menguji cara kerja;
  • mencatat hasil melalui gambar;
  • memperbaiki karya;
  • mencari pilihan ketika cara pertama belum berhasil.

Tujuannya bukan mempercepat anak mempelajari teori sains, tetapi menjaga rasa ingin tahunya dan membangun keberanian untuk mencoba.

Komunikasi Bilingual dalam Kegiatan Harian

Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris digunakan secara kontekstual dalam rutinitas.

Anak diperkenalkan pada ungkapan sederhana ketika:

  • menyapa;
  • meminta bantuan;
  • memilih kegiatan;
  • mengikuti arahan;
  • makan;
  • bermain;
  • menyampaikan perasaan;
  • menceritakan pengalaman;
  • berpamitan.

Pendekatan bilingual tidak diarahkan untuk memaksa semua anak berbicara dalam tingkat yang sama. Anak memperoleh paparan, pemodelan, pengulangan, dan kesempatan menggunakan bahasa sesuai kesiapan masing-masing.

Program Sore yang Berbeda untuk Setiap Jenjang

Kegiatan sore disesuaikan dengan kebutuhan Kelompok Bermain, RA Kelompok A, dan RA Kelompok B.

Anak yang lebih kecil membutuhkan lebih banyak dukungan dalam rutinitas, bahasa, sensorik, dan perawatan diri. Anak yang lebih besar dapat memperoleh tanggung jawab, proyek, kolaborasi, dan tantangan pemecahan masalah yang lebih kompleks.

Makan Siang, Snack Sore, dan Adab Islami

Makan siang dan snack sore tersedia setiap hari layanan.

Kegiatan makan menjadi kesempatan untuk mengembangkan:

  • adab;
  • rasa syukur;
  • kebersihan;
  • kemandirian;
  • komunikasi;
  • keteraturan;
  • kemampuan mengenali kebutuhan tubuh;
  • tanggung jawab terhadap perlengkapan.

Istirahat yang Menghormati Kebutuhan Anak

Program Full-Day tidak mengabaikan kebutuhan anak untuk berhenti dan memulihkan energi.

Tidur siang, istirahat, serta calm time ditempatkan sebagai bagian penting dari ritme harian. Guru memperhatikan bahwa kebutuhan tidur, kemampuan beradaptasi, dan cara menenangkan diri dapat berbeda pada setiap anak.

Lebih Banyak Kesempatan Kolaborasi Lintas Negara

Peserta Full-Day memperoleh lebih banyak kesempatan untuk mengikuti kegiatan kolaborasi antarnegara sesuai tema, jadwal sekolah, kesiapan anak, dan ketersediaan mitra.

Kegiatan dapat berupa:

  • pertukaran karya;
  • kartu atau pesan persahabatan;
  • pengenalan budaya;
  • proyek kelas bersama;
  • berbagi cerita;
  • pengalaman komunikasi sederhana.

Kegiatan global tetap dikembangkan sesuai dunia anak dan tidak menghilangkan kecintaan terhadap identitas keluarga, budaya, dan bangsa Indonesia.

Rasio Operasional Satu Guru untuk Sepuluh Anak

Program Full-Day menerapkan rasio operasional satu guru untuk setiap sepuluh anak.

Apabila anak berada dalam kelompok yang lebih besar, jumlah guru disesuaikan agar rasio pendampingan tetap terjaga.

Rasio ini membantu guru dalam mengarahkan kegiatan, mengamati kebutuhan anak, menjaga keamanan, serta mendampingi transisi makan, istirahat, bermain, dan persiapan pulang.

paud tk full day di malang - tabel perbandingan dengan kelas half day

Dua Kredensial STEAM saat Menyelesaikan Program

Peserta Program Full-Day menjalani beberapa tahapan pengalaman STEAM yang disesuaikan dengan jenjang dan perkembangan anak.

Setelah menyelesaikan tahapan yang ditetapkan hingga akhir program, peserta memperoleh sertifikat kredensial STEAM dari:

Initiative Science Lab, Amerika Serikat

dan

Quranic STEAM Institute

Kedua sertifikat diberikan tanpa biaya tambahan kepada peserta Program Full-Day yang telah menyelesaikan tahapan yang ditetapkan.

Kredensial tersebut bukan pengganti laporan perkembangan anak dan bukan ukuran lulus atau gagal. Sertifikat menjadi dokumentasi bahwa anak telah mengikuti rangkaian pengalaman STEAM dalam program.

Setiap Bagian Hari Menguatkan Delapan Profil Perkembangan

Program Full-Day tidak dinilai hanya dari banyaknya aktivitas.

Seluruh kegiatan diarahkan untuk membantu menumbuhkan Delapan Profil Perkembangan Lulusan KB–RA IT Impianku sesuai usia, keunikan, kebutuhan, kondisi, dan titik awal perkembangan setiap anak.

Profil tersebut merupakan arah perkembangan, bukan persyaratan lulus atau gagal. Dokumen resmi sekolah juga menetapkannya sebagai dasar kurikulum, pembelajaran, asesmen autentik, pelaporan perkembangan, parenting, dan komunikasi dengan orang tua.

1. Beriman dan Beradab

Anak dibimbing untuk mengenal Allah sebagai Pencipta, mencintai Al-Qur’an, membiasakan ibadah, serta menunjukkan adab dan akhlak baik sesuai usianya.

2. Mengenal Diri, Bangsa, dan Dunia

Anak mengenali dirinya, merasa aman sebagai bagian dari keluarga dan sekolah, mencintai Indonesia, menghargai perbedaan, serta mulai mengenal keragaman dunia.

3. Ingin Tahu dan Bernalar

Anak memperoleh ruang untuk bertanya, mengamati, membandingkan, memperkirakan, memahami hubungan sederhana, dan mencoba menyelesaikan masalah.

4. Kreatif dan Solutif

Anak menggunakan imajinasi, menyampaikan gagasan, menghasilkan karya, serta mencoba pilihan lain ketika cara pertama belum berhasil.

5. Peduli dan Kolaboratif

Anak berlatih berbagi, menunggu giliran, mendengarkan, memahami kebutuhan orang lain, dan bekerja bersama dengan bimbingan.

6. Mandiri dan Bertanggung Jawab

Anak belajar merawat diri, membuat pilihan, mengelola barang, menyelesaikan kegiatan, meminta bantuan, dan memperbaiki kesalahan.

7. Sehat dan Mampu Mengelola Diri

Anak membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, aman, dan aktif. Anak juga didampingi untuk mengenali emosi serta menggunakan cara yang aman untuk menenangkan diri.

8. Komunikatif dan Percaya Diri

Anak belajar menyimak dan menyampaikan kebutuhan, perasaan, pertanyaan, pengalaman, serta gagasan secara santun.

Delapan profil tersebut diterapkan secara holistik melalui bermain, rutinitas, ibadah, proyek, Montessori, Quranic STEAM, bahasa, dan kehidupan nyata—bukan diajarkan sebagai delapan mata pelajaran terpisah.

Perkembangan Anak Diamati dalam Kegiatan Nyata

Perkembangan anak tidak dapat disimpulkan hanya dari satu tes, satu karya, atau satu kejadian.

Guru menggunakan asesmen autentik melalui:

  • pengamatan kegiatan harian;
  • catatan anekdot;
  • percakapan;
  • dokumentasi karya;
  • foto kegiatan yang relevan;
  • portofolio;
  • informasi dari keluarga.

Perkembangan anak dibandingkan dengan titik awal dan tahap perkembangannya sendiri, bukan dengan anak lain.

Dalam pelaporan dan komunikasi, sekolah menggunakan bahasa perkembangan seperti:

  • mulai berkembang;
  • berkembang dengan bimbingan;
  • semakin berkembang;
  • semakin konsisten.

Hasil asesmen digunakan untuk membantu guru memperbaiki lingkungan dan strategi pembelajaran, sekaligus membangun kerja sama dengan orang tua. Prinsip ini mengikuti ketentuan asesmen dalam Profil Perkembangan Lulusan resmi KB–RA IT Impianku.

Apakah Program Full-Day Sesuai untuk Keluarga Anda?

Program Full-Day dapat menjadi pilihan yang tepat apabila Ayah Bunda:

  • membutuhkan pendampingan anak sampai sore oleh para guru yang profesional dan telah tersertifikasi secara akademik;
  • membutuhkan alternatif layanan yang lebih dari sekedar penitipan anak atau daycare
  • menginginkan sekolah dan pendampingan berada dalam satu lingkungan;
  • menghendaki rutinitas harian yang konsisten;
  • mencari PAUD atau TK Islam Full Day di Malang;
  • menginginkan pendidikan Tahfidz, adab, Montessori, STEAM, dan bilingual;
  • membutuhkan layanan makan dan istirahat yang terintegrasi;
  • ingin anak memperoleh lebih banyak pengalaman practical life;
  • tidak ingin anak berpindah dari sekolah ke tempat pendampingan lain setelah kegiatan pagi.

Program ini mungkin belum sesuai apabila keluarga:

    • membutuhkan layanan penitipan untuk bayi;
    • memerlukan layanan berdasarkan jam atau hari secara tidak tetap;
    • membutuhkan waktu penjemputan setelah pukul 15.30;
    • belum siap mengikuti kalender dan rutinitas sekolah;
    • hanya memerlukan tempat penitipan tanpa mengikuti program pendidikan.

Kami percaya bahwa tidak ada satu program yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk setiap keluarga.

Program terbaik adalah program yang sesuai dengan usia, kesiapan anak, nilai keluarga, ritme kehidupan orang tua, dan kebutuhan pendampingan sehari-hari.

Dari Pagi hingga Sore, Tidak Ada Bagian Hari yang Berlalu Tanpa Makna

Be Ready to Enroll Your Child Today

Anak tidak hanya membutuhkan tempat untuk menunggu orang tuanya pulang.

Ia membutuhkan lingkungan yang memahami kapan waktunya belajar, kapan tubuhnya perlu bergerak, kapan ia perlu makan, kapan emosinya membutuhkan ketenangan, dan kapan ia perlu beristirahat.

 

Program Full-Day KB–RA IT Impianku mendampingi anak menjalani seluruh bagian hari tersebut dalam lingkungan yang Islami, hangat, teratur, dan sesuai tahap perkembangannya.

Pertanyaan tentang PAUD dan TK Full Day di Malang

Program Full-Day Impianku tersedia untuk usia berapa?

Program tersedia mulai usia 2,5 hingga 6 tahun untuk jenjang Kelompok Bermain, RA Kelompok A, dan RA Kelompok B. Penempatan kelas menyesuaikan usia, kesiapan, serta ketentuan penerimaan pada tahun ajaran berjalan.

Program berlangsung Senin sampai Jumat, pukul 07.30 hingga 16.00.

Tidak. Program Full-Day tidak berisi pembelajaran akademik sepanjang hari. Anak menjalani kegiatan yang seimbang antara belajar melalui bermain, bergerak, beribadah, makan, beristirahat, berkarya, berkomunikasi, dan mengembangkan keterampilan hidup.

Proses adaptasi setiap anak dapat berbeda. Guru dan orang tua perlu bekerja sama untuk membantu anak mengenali rutinitas secara bertahap, membangun rasa aman, dan memahami cara terbaik merespons kebutuhan anak.

Anak memperoleh kesempatan untuk tidur dan beristirahat. Anak yang belum tidur dapat diarahkan pada calm time atau kegiatan tenang sesuai pengaturan guru dan kondisi kelas.

Ya. Makan siang dan snack sehat / susu segar untuk sore tersedia setiap hari layanan Program Full-Day, yang dimasak hangat dari dapur milik sekolah.

Ketentuan membawa makanan tambahan, kebutuhan diet, alergi, atau kondisi khusus perlu dikomunikasikan dengan pihak sekolah sebelum anak mengikuti program.

Program menggunakan rasio operasional satu guru untuk setiap sepuluh anak. Apabila jumlah anak dalam kelompok lebih besar, jumlah guru disesuaikan agar rasio tersebut tetap terjaga.

Tidak. Program Full-Day Impianku merupakan program pendidikan sekolah dari pagi hingga sore. Di dalamnya terdapat pembelajaran sesuai jenjang, guru, tujuan perkembangan, asesmen, Tahfidz, Montessori, Quranic STEAM, bilingual, makan, istirahat, dan kegiatan sore.

Keluarga yang masih mempertimbangkan tempat penitipan dapat membaca panduan khusus mengenai perbedaan daycare dan program PAUD–TK Full-Day di Malang.

Guru kelas full-day disyaratkan minimal lulusan Sarjana S-1 PAUD atau Psikologi, dan wajib mengikuti program Post Graduate Diploma Montessori atau sertifikasi International STEM Instructor dari lembaga internasional yang telah ditentukan oleh KB-RA IT Impianku. Guru kelas Full-day juga langsung berada dibawah pengawasan ketat dari pemegang lisensi International STEM Master Trainer.

Peserta Full-Day yang menyelesaikan tahapan program yang ditetapkan hingga akhir, akan memperoleh sertifikat kredensial STEAM dari Initiative Science Lab, Amerika Serikat, dan Quranic STEAM Institute tanpa biaya tambahan.

Guru menggunakan asesmen autentik melalui observasi, catatan anekdot, percakapan, dokumentasi karya, portofolio, dan komunikasi dengan keluarga.

Ayah Bunda dapat menghubungi admin untuk menjadwalkan kunjungan, melihat lingkungan sekolah, memahami kegiatan, dan berkonsultasi mengenai pilihan program.

Temukan Program Full-Day yang Tepat untuk Ananda

Datang dan lihat langsung bagaimana anak belajar, beribadah, makan, beristirahat, bermain, serta bertumbuh dari pagi hingga sore. Tim kami siap membantu Ayah Bunda memahami perbedaan Half-Day dan Full-Day serta memilih program yang sesuai dengan usia, kesiapan anak, dan kebutuhan keluarga.

Afiliasi

KB-RA IT Impianku berada di bawah pembinaan Kementerian Agama Republik Indonesia, menjadi bagian dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu, dan aktif di berbagai komunitas profesional pendidikan anak usia dini internasional. TK IT Impianku juga memperoleh berbagai pengakuan atas inovasi dan dampak pendidikannya baik di dalam maupun luar negeri.

madrasah kemenag
anggota jsit
anggota dari global school alliance
kb-ra it impianku anggota dari naeyc

Copyright © 2026 KB-RA IT Impianku – Global Islamic Preschool & Kindergarten. All Rights Reserved.